sugeng_rawuh

Sabtu, 11 Juni 2011

AMBON Manise

Depan Apron (tempat parkir pesawat) Pattimura
The Beautifull of AMBON
(part 1)










         Ini adalal artikel mengenai pengalaman dan informasi beberapa hal dan kenangan-kenangan terindah saya dan teman-teman saya (para taruna 6 terbaik . .hehehe) melaksanakan OJT / PKL di Kota Ambon kurang lebih selama 3 bulan, yang sewaktu pertama dapet plot tempat, kita sangat males dan ga enak ati karena mungkin terlalu jauh dengan kampung halaman. Awal kenangan kenangan ini kita mulai dari tanggal 19 Desember 2010, dimana seluruh taruna STPI mendapatkan libur panjang,tetapi kita malah berangkat ke ranah orang lain . .(hadehhh sial rasanya). Sebelum menginjak terlalu dalam, alngkah baiknya kita mengenal terlebih dahulu kota AMBON yang penuh kenangan ini. . . . :)

         Kota Ambon adalah kota dan sekaligus ibu kota provinsi Maluku, Indonesia.
Kota ini dikenal juga dengan nama Ambon Manise, merupakan kota terbesar di kepulauan Maluku. Saat ini kota Ambon menjadi pusat pelabuhan, pariwisata dan pendidikan di provinsi Maluku.
         Pada tahun 1575, saat dibangunnya Benteng Portugis di Pantai Honipopu, yang disebut Benteng Kota Laha atau Ferangi, kelompok-kelompok masyarakat kemudian mendiami sekitar benteng. Kelompok-kelompok masyarakat tersebut kemudian dikenal dengan nama soa Ema, Soa Kilang, Soa Silale, Hative, Urimessing dan sebagainya. Kelompok-kelompok masyarakat inilah yang menjadi cikal bakal terbentuknya Kota Ambon. Dalam perkembangannya, kelompok-kelompok masyarakat tersebut telah berkembang menjadi masyarakat Ginekologis territorial yang teratur. Karena itu, tahun 1575 dikenal sebagai tahun lahirnya Kota Ambon. Pada tanggal 7 September 1921, masyarakat Kota Ambon diberi hak yang sama dengan Pemerintah Colonial, sebagai manifestasi hasil perjuangan Rakyat Indonesia asal Maluku. Momentum ini merupakan salah satu momentum kekalahan politis dari Bangsa Penjajah dan merupakan awal mulanya warga Kota Ambon memainkan peranannya di dalam Pemerintahan seirama dengan politik penjajah pada masa itu, serta menjadi modal bagi Rakyat Kota Ambon dalam menentukan masa depannya. Karena itu, tanggal 7 September ditetapkan sebagai tanggal kelahiran Kota Ambon.

foto dari ATC tower
foto dari ATC tower
foto dari ATC tower
pantai di ujung bandara
         Iklim di Kota Ambon adalah iklim laut tropis dan iklim musim, karena letak pulau Ambon di kelilinggi oleh laut. Oleh karena itu iklim di sini sangat dipengaruhi oleh lautan dan berlangsung bersamaan dengan iklim musim, yaitu musim Barat atau Utara dan musim Timur atau Tenggara. Pergantian musim selalu diselingi oleh musim Pancaroba yang merupakan transisi dari kedua musim tersebut. Musim Barat umumnya berlangsung dari bulan Desember sampai dengan bulan Maret, sedangkan pada bulan April merupakan masa transisi ke musim Timur dan musim Timur berlangsung dari bulan Mei sampai dengan bulan Oktober, disusul oleh masa pancaroba pada bulan Nopember yang merupakan transisi ke musim Barat.



0 komentar:

Posting Komentar

Tuliskan Komentar, kritik dan saran dari mas-mas, mbak-mbak, om , tante, pakdhe, budhe, para pengunjung sekalian. Untuk Proses perbaikan kedepan Penulis...silahkannnnn..

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...